FM NSIDE News
Jordy Wehrmann, calon pemain Naturalisasi Indonesia. Foto: Instagram/@jordywehrmann
Jordy Wehrmann menjadi bidikan calon naturalisasi pemain oleh PSSI. Namanya santer dan disinyalir menjadi calon kuat yang akan mengisi satu slot lagi yang dibutuhkan pelatih
Menurut Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, Jordy Wehrmann menjadi salah satu nama selain kiper Sampdoria, Emil Audero, yang akan dinaturalisasi.
"Rabu (2/3) malam besok mereka [agen dan calon pemain naturalisasi] ada dinner. Mudah-mudahan saja berhasil, karena masih dalam tahap negosiasi," kata Hasani kepada yang dikutip dari laman kumparan.com, Selasa (1/3).
"Di antara Emil Audero Mulyadi dan Jordi Wehrmann akan menjadi pemain keturunan keempat Timnas," imbuhnya.
Jordy Wehrmann bakal menjadi pemain yang akan melalui proses naturalisasi, lantas seperti apa posisinya nanti di Timnas Indonesia?
Pemain yang sekarang berseragam klub Liga Swiss, FC Luzern, sejatinya itu akrab dengan posisi gelandang tengah dan bertahan di awal merintis karier profesionalnya pada 2014/2015 dan 2015/2016.
Berikut informasi data Transfermarkt Wehrmann,
Tercatat 4 kali menjadi gelandang tengah dalam penampilannya bersama Timnas Belanda U-16 pada 2014/2015. 1 musim selanjutnya, ia mulai sering diplot sebagai gelandang bertahan hingga 6 kali bersama Timnas Belanda U-17.
Musim selanjutnya, ia mulai akrab dengan posisi bek tengah, bahkan bisa menyumbang 2 gol dari 8 penampilan sebagai bek. Sisanya, ia 9 kali dipasang sebagai gelandang bertahan dan 16 kali sebagai gelandang tengah di musim 2017/2018.
Namun saat hengkang ke FC Dordrecht pada medio 2019/2020, Jordy Wehrmann juga pernah ditempatkan di posisi gelandang kiri dan kanan masing-masing 4 kali. Sisanya, ia mencatat 13 penampilan sebagai gelandang bertahan dan 3 kali menjadi gelandang tengah.
Barulah saat bermain untuk FC Luzern di Liga Swiss pada 2020/2021, Wehrmann menempati posisi aslinya sebagai gelandang tengah dan bertahan masing-masing sebanyak 15 dan 14 kali. Khusus untuk musim ini, Wehrmann sempat sekali dipasang sebagai gelandang kanan saat timnya kalah 1-2 dari FC Lugano, 6 Februari lalu.
Jika melihat komposisi lini tengah Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2020, Shin Tae-yong kerap menurunkan Evan Dimas, Ricky Kambuaya, dan Rachmat Irianto. Namun, dua nama terakhir menjadi yang paling sering bermain dan tak pernah absen dari daftar starting XI dalam 8 laga hingga final.
Namun, Ricky Kambuaya tak tergantikan dengan hanya 2 kali tak bermain penuh dalam 8 laga di Piala AFF. Sementara, Rachmat Irianto yang sejatinya berposisi sebagai bek tengah tercatat 6 kali diganti dari 8 laga tersebut. Bahkan, 3 di antaranya dilakukan di akhir babak pertama.
Berkaca dari data tersebut, Jordy Wehrmann yang kerap dipasang sebagai gelandang tengah besar kemungkinan akan menggeser posisi Evan Dimas di lini tengah Timnas Indonesia. Namun, dirinya dan Rachmat Irianto bukan tidak mungkin akan berebut satu tempat di starting XI.
Namun, status Jordy Wehrmann yang pernah memperkuat Timnas Belanda kelompok umur dan kini menjadi bagian penting dari FC Luzern membuatnya besar kemungkinan bakal menjadi tandem Ricky Kambuaya di lini tengah. Terlebih, ia adalah paket komplit sebagai gelandang yang cakap menyerang dan bertahan.
Jadi gimana ni gan, setuju tidak bila Jordy Wehrmann menjadi salah satu pemain anyar yang akan dinaturalisasi oleh PSSI ?, semoga tidak ada kendala dan hambatan saat pengurusan berkas sang pemain ya gan..
(Sumber berita, Kumparan.com : Jordy Wehrmann Calon Kuat Naturalisasi, Bagaimana Posisinya di Timnas Indonesia)






0 komentar:
Posting Komentar